Ditahan Imbang Manchester City, Liverpool Gagal Rebut Puncak Klasemen Liga Primer Dari Chelsea
Liverpool dan Manchester City harus puas bermain imbang 2-2 pada pekan ketujuh Liga Primer, saat mereka berjumpa di Anfield, Minggu (3/10) WIB.
Sadio Mane (59′) dan Mohamed Salah (76′) menjadi pencetak gol untuk The Reds, sementara City mampu menyamakan kedudukan lewat Phil Foden (69′) dan Kevid De Bruyne (81′).
Turun tanpa diperkuat Trent Alexander-Arnold membuat manajer tim tuan rumah Jurgen Klopp memasang James Milner sebagai bek kanan, dan itu menjadi area yang selalu dibombardir oleh The Citizens, dengan City memanfaatkan kecepatan Jack Grealish dan Foden.
Namun pertahanan The Reds masih tangguh di babak pertama, meski beberapa kali baik Foden atau Grealish mampu lepas dari kawalan Milner. Apalagi Joel Matip dan Virgil van Dijk mampu menutup pergerakan da pemain internasional Inggris tersebut.
Jika City mampu terus-terusan menyerang, Liverpool hanya mampu melepaskan satu tembakan pada 45 menit pertama, itu adalah catatan mereka paling sedikit sejak Januari 2017 saat melawan Chelsea.
1 – Liverpool have had just one shot in the first half, their fewest in the opening 45 minutes of a Premier League match at Anfield since January 2017 against Chelsea (also one). Tepid. pic.twitter.com/HH5eCUjVbu
— OptaJoe (@OptaJoe) October 3, 2021
Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.
Pada paruh kedua, The Reds bermain lebih agresif, memanfaatkan akselerasi Salah dan Mane di kedua sisi. Alhasil, Mane mampu memecah kebuntuan pada menit ke-59 lewat tendangan kaki kanannya setelah menerima umpan terobosan dari Salah.
Setelah kebobolan City coba meningkatkan tempo permainan mereka. Hingga akhirnya tim tamu mampu menyamakan skor sepuluh menit berselang.
Adalah Foden, yang melakukan tendangan keras mendatar menggunakan kaki kirinya setelah menerima umpan dari Gabriel Jesus. Kiper Liverpool Alisson Becker tak berkutik melihat tendangan pemain muda tersebut.
Pemain berusia 21 tahun itu menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam tiga penampilan di Liga Primer secara berturut-turut saat berjuma dengan Liverpool.
21 – Phil Foden (21y 128d) is the youngest player to score in three consecutive Premier League appearances against Liverpool since Romelu Lukaku in November 2013 (20y 194d). Unfazed. pic.twitter.com/RmR9i4jERO
— OptaJoe (@OptaJoe) October 3, 2021
Delapan menit kemudian, The Reds kembali unggul melalui tembakan kaki kanan Salah, setelah mengecoh beberapa pemain City di sisi kanan.
Gol tersebut membuat Salah telah berkontribusi dalam delapan dari sembilan pertandingannya di semua kompetisi musim ini (delapan gol dan tiga assist), dia memberikan andil lebih banyak untuk timnya dibanding pemain Liga Primer lainnya.
Pemain internasional Mesir tersebut juga menyamai rekor gol terpanjanganya untuk The Reds (terakhir dicapai pada April 2018), setelah dia kini mencetak gol di masing-masing tujuh penampilan terakhirnya di semua kompetisi.
11 – Mohamed Salah has either scored (8) or assisted (3) in eight of his nine games in all competitions this season, having a direct hand in more goals so far in 2021-22 than any other Premier League player. Thrust. pic.twitter.com/XiH7F2yf4r
— OptaJoe (@OptaJoe) October 3, 2021
Meski tertinggal satu angka, City terus menaikkan tempo permainan mereka. Dan De Bruyne menjadi penyelamat The Citizens pada laga kali ini.
Pemain internasional Belgia itu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-83, lewat tendangan kaki kirinya di depan kotak penalti.
Skor 2-2 pun berakhir hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.